Skip to main content

Posts

Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW : Ritual dan Aktual

BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Selawat atau shalawat adalah bentuk jamak dari kata shalat yang berarti doa atau seruan kepada Allah. Membaca shalawat untuk Nabi, memiliki maksud mendoakan atau memohonkan berkah kepada Allah untuk Nabi Muhammad SAW dengan ucapan, pernyertaan serta pengharapan, semoga beliau (Nabi Saw.) sejahtera, tak kurang satu apapun dan selalu dalam rahmatNya. Sesungguhnya shalawat terhadap Nabi memilliki kedudukan yang tinggi di dalam hati setiap muslim. Pembahasan pada bab ini akan membahas secara ringkas tentang hadis dan hukum tentang shalawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam. BAB II PEMBAHASAN عن ٲبي هر ير ۃ ٲن رسو ل الله صل ى اﷲ عليھ و سلم   قل   من صل ى علي واحدۃ صلى لله عليھ عشرا (رواہ ا بود ود) “Diriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Saw. bersabda: “Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali, niscaya Allah akan bershalawat juga kepadanya sepuluh kali” (HR. Abu Dawud) ...

Makalah : Shalat

*********************************************************************** BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Shalat merupakan salah satu kewajiban bagi kaum muslimin yang sudah mukallaf dan harus dikerjakan baik bagi mukimin maupun dalam perjalanan. Shalat merupakan rukun Islam kedua setelah syahadat. Islam didirikan atas lima sendi (tiang) salah satunya adalah shalat, sehingga barang siapa mendirikan shalat, maka ia mendirikan agama Islam, dan barangsiapa meninggalkan shalat, maka ia meruntuhkan agama (Islam). Shalat harus didirikan dalam satu hari satu malam sebanyak lima kali, berjumlah 17 rakaat. Shalat tersebut merupakan wajib yang harus dilaksanakan tanpa kecuali bagi muslim mukallaf baik sedang sehat maupun sakit. Selain shalat wajib ada juga shalat – shalat sunah. Untuk membatasi bahasan penulisan dalam permasalahan ini, maka penulis hanya membahas tentang shalat wajib kaitannya dengan kehidupan sehari – hari. BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Shalat...

Filsafat Ilmu : Sejarah Perkembangan Ilmu

BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Ilmu pengetahuan bermula dari rasa ingin tahu, yang merupakan cirri khas manusia. Manusia mempunyai rasa ingin tahu tentang benda-benda di sekitarnya, seperti bulan, bintang, dan matahari. Bahkan ingin tahu tentang dirinya sendiri. Ilmu pengetahuan merupakan pencarian makna praktis, yaitu penjelasan yang bisa dimanfaatkan. Penjelasan ini telah menjadi dasar ilmu pengetahuan manusia dari zaman pra-sejarah hingga awal abad ke-20. Ilmu pengetahuan abad ke-20 telah mengubah segalanya, kemajuan-kemajuan serupa itu sebenarnya telah terjadi di masa-masa sebelumnya. Salah satu terjadi kira-kira tahun 2500 SM, ketika Stonehenge didirikan di Inggris dan Piramida dibangun di Mesir. Kedu monument ini menyatukan gagasan astronomis dan religious yang kecanggihannya tidak sepenuhnya diketahui hingga abad ini. Penyelidikan mendalam tentang Stonehenge dan piramida-piramida tersebut mengungkap pengetahuan matematika yang mengejutkan. O...